TUGAS SOFTSKILL

Gerund

 

GERUND DAN CONTOH PENGGUNAANNYA

Sebagian dari kita mungkin agak jarang mendengar kata ini, namun bagi sebagian lagi mungkin sudah familiar. Tapi sebenarnya, terlepas dari tahu atau tidak, saya yakin kita pasti sering menggunakannya ketika sedang belajar atau latihan berbahasa inggris, seperti conversation maupun writting.

What is GERUND?

Gerund is the form of a verb when it acts as a noun; a gerund (often known as an -ing word) is a noun formed from a verb by adding -ing. Itu adalah definisi gerund yang saya temukan pada situsenglishlanguageguide.
So, gerund adalah kata kerja yang berfungsi sebagai kata benda dan karenanya dapat berfungsi sebagai subjek, objek dan pelengkap (complement) dalam kalimat, juga di belakang sebuah preposisi (membingungkan ya, hehe…. nyerah). Bentuk gerund biasanya disebut verb+ing. Mungkin istilah itulah yang biasa kita kenal selama ini mengenai gerund. Singkatnya, GERUNDadalah kata benda yang dibentuk dari kata kerja (verb) + ing.
Examples :
Swimming is a good sport (as subject)
I like swimming (as object)
My hobby is swimming (as complement)
Nah, dari beberapa contoh di atas, kita bisa melihat contoh penggunaan gerund yang bisa bertindak sebagai subjek, objek, dan pelengkap. Dan bentuknya adalah noun atau kata benda.

How or when we use GERUND?

Beberapa kata, seperti adjektives (kata sifat), prepositions (kata depan) dan verbs (kata kerja) harus diikuti oleh bentuk -ING (gerund).
Penggunaan Gerund setelah adjectives (with preposition)
Adjektives + preposisi berikut harus diikuti dengan bentuk -ING :
afraid of, angry about / at, bad at, busy, clever at, interested in, proud of, crazy about, disappointed about, excited about, famous for, fond of, sorry about, worried about.
Examples:

  • He’s afraid of going by plane.
  • I am interested in visiting the museum.
  • He is clever at skateboarding.
  • The girl is crazy about playing tennis.
  • I’m worried about making mistakes.

Penggunaan Gerund setelah preposisi
Preposisi-preposisi yang diikuti dengan gerund :
about, of, from, about, after, apart from, before, by, in, instead of, on, without, because of.
Examples:

  • Before going to bed he turned off the lights.
  • She avoided him by walking on the opposite side of the road.
  • We arrived in Madrid after driving all night.
  • He told the joke without laughing.

Penggunaan Gerund setelah verbs (kata kerja)
verbs berikut harus diikuti dengan gerund:
admit, advise, allow, appreciate, avoid, suggest, understand, miss, reject, consider, delay, deny, dislike, enjoy, resist, imagine, permit, practise.
Examples:

  • enjoy cooking.
  • He admitted having driven too fast.
  • Ralph is considering buying a new house.
  • delayed telling Max the news.
  • They miss playing with their friends.

Selain itu, gerund juga harus mengikuti beberapa kata berikut:
prefer, admit, delay, avoid, mind, like, enjoy, continue, fond, busy, etc.
Examples:

  • I prefer singing to dancing
  • She was busy writing a letter
  • Donny is fond dancing
  • We are looking forward to going back to school

//google

 
 

TUGAS SOFTSKILL

Prounouns

 
In Indonesian, both subjective and objective pronouns are the same. Possessive pronouns are slightly different in informal situations only. Below is the table:
English Formal Informal Informal Possesive
I Saya Aku -ku
You Anda Kamu -mu
He/She/It Beliau Dia -nya
We (inclusive) Kita Kita Kita
We (exclusive) Kami Kami Kami
You (Plural) Kalian Kalian Kalian
They Mereka Mereka Mereka

Note that there are two notions of “we” in Indonesian. If the opposite party is included, then we use“kita”. Otherwise, we use “kami”.
Contoh (Example):

  • Budi: “Wati, ini buku kita.” (= Wati, this is our book.)
Here, Budi speaks to Wati that this book is both Budi’s and Wati’s book. However, if Budi said,“Wati, ini buku kami.”; it means that this book is Budi’s (and probably his other friend’s), but not Wati’s.
To refer a third person that has already died, He/She/It, when person we are speaking about already passed away and we want to refer to those people with respect, we use another wordalmarhum meaning “he” when the he is already died and “he” happens to be a respectable person. For female we use the word almarhumah. This is a rare instance when Bahasa Indonesia is gender specific. This is a loan word from Arabic which literally means: “who was blessed by God.” In this sense, this is actually a euphemism.
 

KATA KEPUNYAAN (POSSESSIVE PRONOUN)

As you probably have noted in the previous example, the position of possessive pronoun is reversed in Indonesian.
Contoh (Example):

  • Buku kami. (= our book(s))
  • Apel mereka. (= their apple(s))
  • Jerukku. (= my orange(s))
  • Gelasnya. (= his/her/its glass(es))
  • Bolpenmu. (= your pen(s))
  • Coklat saya. (= my chocolate(s))
  • Mobil beliau. (= his/her/its car)
In these examples, notice that when using informal possessive of singular person, the suffix is put together with the noun.
Although in spoken Indonesian it is acceptable to say “gelas dia” instead of “gelasnya” and“bolpen kamu” instead of “bolpenmu”, it is incorrect to say “jeruk aku” to mean “my orange”.
 

KATA KEPUNYAAN #2 (POSSESSIVE PRONOUN PART 2)

In most languages there is the possibility of both adjective-like posessives “this is my book” and noun like adjectives “this book is mine” or “this is mine.” Indonesian doesn’t do this exactly like this but does have an equivalent:

  1. Buku ini punyaku. (This book is mine)
  2. Buku ini punyamu. (This book is yours)
  3. Buku ini punyanya. (This book is his/hers/its)
  4. Buku ini punya saya. (This book is mine)
  5. Buku ini punya kami. (This book is ours) (exclusive)
  6. Buku ini punya kita. (This book is ours) (inclusive)
  7. Buku ini punya mereka. (This book is theirs)
  8. Buku ini punya Budi. (This book is Budi’s)
  9. Ini punyaku. (This is mine)

Notice that this kind of structure is “bridged” by the word “punya”, which means “to have”. You can then put the appropriate suffix or word to indicate the ownership.
A synonym of “punya” is “milik”. Hence you can change “punya” with “milik”.
Example:

  1. Buku ini milikku
  2. Buku ini milikmu
  3. Buku ini miliknya

CONTOH (EXAMPLES)

Below are some examples that summarise what we’ve learnt:

  1. Saya punya buku kuning. (= I have a yellow book)
  2. Buku saya kuning. (= My book is yellow).
  3. Kamu punya bolpen biru, bukan bolpen hitam(= You have a blue pen, not a black pen)
  4. Dia tidak punya pensil hijau. (= He/she/it doesn’t have a green pencil)
  5. Budi punya apel merah. (= Budi has a red apple/red apples)
  6. Apel merah ini punya Budi. (= This red apple is Budi’s)

Note that at the third example we use “bukan” to deny the noun (i.e. the pen). At the fourth example, we use “tidak” to deny the ownership, which is considered as a verb (i.e. “doesn’t have”). Note also how we can put names in ownership at example five and six with the word “punya”.

//google 

SOFTSKILL – KALIMAT PASIF DAN AKTIF DALAM BAHASA INGGRIS

KALIMAT PASIF DAN AKTIF DALAM BAHASA INGGRIS

 

Bahasa Inggris memiliki dua bentuk kalimat yang digunakan untuk menyatakan suatu pikiran. Kedua bentuk kalimat tersebut adalah kalimat aktif dan kalimat pasif. Dalam kalimat aktif subject melakukan pekerjaan, atau melakukan suatu perbuatan. Dengan ciri khas bahwa kata kerja yang digunakan berawalan “me-“. Sedangkan di dalam kalimat pasif , subject dalam kalimat tersebut tidak melakukan pekerjaan/perbuatan, melainkan dikenai pekerjaan/perbuatan. Dengan ciri khas bahwa kata kerja yang digunakan dalam kalimat tersebut berawalan “di-“.
Kata kerja yang digunakan dalam kalimat pasif bahasa Inggris adalah:

be + Verb 3 (Past Participle)
“Be” itu sendiri dibuat sesuai dengan tense yang digunakan dalam kalimat itu dan disuikan dengan subject kalimat tersebut.

Kalimat aktif diubah menjadi kalimat pasif dengan menjadikan “object” kalimat aktif itu sebagai “Subject” kalimat pasif tersebut. Berdasarkan hal itu jelaslah bahwa hanya kalimat yang memiliki “object” yang dapat diubah menjadi pasif.

Contoh:
Yanto slapped the boy on his face.
S P O
Kalimat tersebut dapat diubah menjadi:
The boy was slapped on his face.
S P

Object pelaku kalimat pasif yang dalam bahasa inggris dinyatakan dengan kata “by …” jarang diucapkan, karena kalimat pasif cenderung untuk hanya mengemukakan aktifitas . object pelaku diucapkan/ditilis hanya bila memang diperlukan, sebagai kelengkapan arti kalimat pasif bersangkutan.

Contoh :
The queen invited us to dinner.
Kalimat ini akan menjadi:
We were invited to dinner by the queen.

Bila pada sebuah kalimat aktif terdapat dua object , maka subject kalimat pasifnya dapat dipilih dari kedua object tersebut. Namun biasanya dalam bahasa inggris object manusia yang digunakan/dipilih sebagai subject kalimat pasif.

Contoh:
Aktif : I shall give her a new pen.
Pasif : 1. She will be given a new pen.
2. A new pen will be give

POLA KALIMAT PASIF

1. Simple Present Tense

Aktif
S + V1 + O

Pasif S + is/am/are + V3 + ….
Contoh :

A : He writes the letter carefully.

P : The letter is written carefully.

A : He writes the letters carefully.

P : The letters are written carefully.

2. Simple Past Tense

Aktif

S + V2 + O

Pasif S + was/were + V3 + ….
Contoh :

A : He wrote the letter carefully.

P : The letter was written carefully.

A : He wrote the letters carefully.

P : The letters were written carefully.

3. Present Continuous Tense

Aktif

S + is/am/are + V-ing + O

Pasif S + is/am/are + being + V3 + …
Contoh :

A : He is writing the letter carefully.

P : The letter is being written carefully.

A : He is writing the letters carefully.

P : The letters are being written carefully.

4. Past Continuous Tense

Aktif

S + was/were + V-ing + O

Pasif S + was/were + being + V3 + …
Contoh :

A : He was writing the letter carefully.

P : The letter was being written carefully.

A: He was writing the letter carefully

P: The letter Were being written carefully

5. Present Perfect Tense

Aktif

S + has/have + V3 + O

Pasif S + has/have + been + V3 + …
Contoh :

A : He has written the letter carefully.

P : The letter has been written carefully.

A : He has written the letters carefully.

P : The letters have been written carefully.

6. Past Perfect Tense

Aktif

S + had + V3 + O

Pasif S + had + been + V3 + …
Contoh :

A : He had written the letter carefully.

P : The letter had been written carefully.

A : He had written the letters carefully.

P : The letters had been written carefully.

7. Present Perfect Continuous Tense

Aktif

S + has/have + been + V-ing + O

Pasif S + has/have + been + being + V3 + …
Contoh :

A : He has been writing the letter carefully.

P : The letter has been being written carefully.

A : He has been writing the letters carefully.

P : The letters have been being written carefully.

8. Past Perfect Continuous Tense

Aktif

S + had + been + V-ing + O

Pasif S + had + been + being + V3 + …
Contoh :

A : He had been writing the letter carefully.

P : The letter had been being written carefully.

A : He had been writing the letters carefully.

P : The letters had been being written carefully.

9. Simple Future Tense

Aktif

S + will/shall +V1 + O

Pasif S + will/shall + be + V3 + …
Contoh :

A : I will write the letter carefully.

P : The letter will be written carefully.

A : I will write the letters carefully.

P : The letters will be written carefully.

10. Past Future Tense

Aktif

S + would/should +V1 + O

Pasif S + would/should + be + V3 + …
Contoh :

A : I would write the letter carefully.

P : The letter would be written carefully.

A : I would write the letters carefully.

P : The letters would be written carefully.

11. Future Perfect Tense

Aktif

S + will/shall + have + V3 + O

Pasif S + will/shall + have + been + V3 + …
Contoh :

A : We will have write the letter carefully.

P : The letter will have been written carefully.

A : We will have write the letters carefully.

P : The letters will been written carefully.

Tugas Softskill Bahasa Inggris Bisnis 2

TENSES

Tenses yaitu perubahan kata kerja yang sesuai dengan saat terjadinya kejadian yang dimaksud.

Pada prinsipnya tenses hanya ada dua, yaitu :

I.                        Present Tenses

II.                        Past Tenses

I.                  Present Tenses ada delapan :

1. Simple Present Tense yaitu perubahan kata kerja yang menunjukan adanya kejadian yang terjadi berkali-kali, setiap hari, merupakan hobi, dan merupakan kebenaran umum.

Rumus :

Subject + Verb + Object

Example :

We are usually here together

2. Present Continuous Tense yaitu adanya perubahan kata kerja yang menunjukan adanya kejadian yang sedang terjadi sekarang.

Rumus :

Subject + Be + Verb – ing + Object

Example :

I am being very busy now

 

3. Present Future Tense yaitu adanya perubahan kata kerja yang menunjukan suatu kejadian yang akan terjadi di waktu yang akan datang.

Rumus :

Subject + Shall/will + Verb + Object

Example :

The pilot will fly his plane soon

4. Present Future Continuous Tense yaitu perubahan kata kerja yang menunjukan adanya suatu kejadian yang sedang akan terjadi diwaktu yang akan datang.

Rumus :

Subject + Shall/will + Be + Verb – ing + Object

Example :

I shall be seeing nugroho tomorrow

5. Present Perfect Tense yaitu perubahan kata kerja yang menunjukan kejadian yang sudah terjadi atau telah selesai dikerjakan sekarang.

Rumus :

Subject + Has/Have + Verb 3 + Object

Example :

I have informed this news to Iis before

 

6. Present Perfect Continuous Tense yaitu perubahan kata kerja yang menunjukan suatu kejadian yang sedang dalam proses, artinya kegiatan tersebut masih berlangsung.

Rumus :

Subject + Has/Have + Been + Verb – ing + Object

Example :

Iis has been studying up to the present time

 

7. Present Future Perfect Tense yaitu perubahan kata kerja yang menunjukan suatu kejadian yang telah akan selesai diwaktu yang akan datang.

Rumus :

Subject + Shall/Will + have + Verb 3 + Object

Example :

My mother will have come here soon

8. Present Future Perfect Continuous Tense yaitu perubahan kata kerja yang menunjukan suatu kejadian akan telah sedang berlangsung diwaktu yang akan datang. ( tense ini jarang dipakai )

Rumus :

Subject + Shall/Will + have + Been + Verb – ing + Object

Example :

Damma will have been cleaning the house next year

 

II .  Past tenses ada delapan :

1. Simple Past Tense yaitu perubahan kata kerja yang menunjukan adanya kejadian yang terjadi di waktu lampau.

Rumus :

Subject + Verb 2 + Object

Example :

She sent goods to her consumers last week

 

2. Past Continuous Tense yaitu perubahan kata kerja yang menunjukan adanya kejadian yang sedang terjadi di waktu lampau.

Rumus :

Subject + Was/Were + Verb – ing + Object

Example :

Damayanti was producing the product when I came

 

3. Past Future Tense yaitu perubahan kata kerja yang akan terjadi di waktu yang lampau.

Rumus :

Subject + Should/ Would + Verb 1 + Object

Example :

You should apply this good position yesterday

 

4. Past Future Continuous Tense yaitu perubahan kata kerja yang menunjukan suatu kejadian yang akan sedang terjadi diwaktu lampau yang sama dengan Simple Past.

Rumus :

Subject + Should/ Would + Be + Verb – ing + Object

Example :

I should be making clear these problems last time

 

5. Past Perfect Tense yaitu perubahan kata kerja yang menunjukan suatu kejadian yang telah terjadi di waktu lampau.

Rumus :

Subject + Had + Verb 3 + Object

Example :

She had stopped working for two years ago

 

6. Past Perfect Continuous Tense yaitu perubahan kata kerja yang menunjukan suatu kejadian yang terjadi diwaktu lampau.

Rumus :

Subject + Had + Been + Verb – ing + Object

Example :

Dwi had been Jogging since five o’clock this morning

 

7. Past Future Pecfect Tense yaitu perubahan kata kerja yang menunjukan adanya suatu kejadian yangakan telah terjadi diwaktu lampau.

Rumus :

Subject + Should/ Would + Have + Verb 3 + Object

Example :

We should have paid our dept soon last year

 

8. Past Future Pecfect Continuous Tense yaitu perubahan kata kerja yang menunjukan adanya kejadian yang terjadi diwaktu lampau.

Rumus :

Subject + Should/ Would + Have + Been + Verb – ing + Object

Example :

He would have been jogging this morning

 

sumber : kamus bahasa inggris 

 

 

 

 

 

Tenses, Tense, Tensis, Bahasa Inggris — Document Transcript

 

    1. TENSESA. Present Tense Unit I Simple Present Tense / Present Tense Unit II Present Continuous Tense Unit III Present Perfect Tense Unit IV Present Perfect Continuous TenseB. Past Tense Unit V Simple Past Tense / Past Tense Unit VI Past Continuous Tense Unit VII Past Perfect Tense Unit VIII Past Perfect Continuous TenseC. Future Tense Unit IX Future Tense / Present Future Tense Unit X Future Continuous Tense Unit XI Future Perfect Tense Unit XII Future Perfect Continuous TenseD. Past Future Tense Unit XIII Past Future Tense Unit XIV Past Future Continuous Tense Unit XV Past Future Perfect Tense Unit XVI Past Future Perfect Continuous Tense 1

    2. UNIT I SIMPLE PRESENT TENSE / PRESENT TENSE ( Bentuk Sekarang Kebiasaan / kenyataan )A. Penggunaan 1. Untuk menyatakan peristiwa atau perbuatan yang berlangsung setiap hari / berulang-ulang / kebiasaan sehari-hari (habitual action). 2. Untuk menyatakan suatu kejadian atau peristiwa yang merupakan kebenaran umum (general truth).B. Keterangan waktu Keterangan waktu yang menunjukkan tenses adalah : 1. Adverb of frequency – always – sometimes – usually – occasionally – generally – seldom – habibually – rarely – normally – never – often – ever – frequency 2. Every – every hour – every night – every day – every Sunday – every week – every Monday – every month – every Wednesday – every year – every Saturday – every morning – every January – every afternoon – every December – every evening 3. Once – once a day – once a month – once a week – once a year 2

    3. 4. Twice 5. three times 6. four time 7. at noon 8. at night 9. at midnight 10. on Sunday, Monday 11. in the morning 12. in the afternoon 13. in the eveningC. Susunan kalimat 1. Positive (+) : Subject + Verb I (s/es) Subject Verb I (KK I) Object I write a story You buy a shirt We clean the room They play tennis He goes to school She gives a present It swims very fast 2. Negative (-) : Subject + do/does + not + verb I Subject do/does not Verb I Object I write a story You buy a shirt do We clean the room They not play tennis He goes to school She does gives a present It swims very fast 3

    4. 3. Interrogativ (?) Do/does Subject Verb I Object I write a story| You buy a shirt? Do We clean the room? They play tennis? He goes to school? Does She gives a present? It swims very fast? 4

    5. UNIT II PRESENT CONTINOUS TENSE (Bentuk sekarang sedang berlangsung)A. Penggunaan 1. Untuk menyatakan peristiwa suatu perbuatan yang sedang berlangsung atau sedang dikerjakan sekarang atau pada saat kita sedang bicara (at the time of speaking). 2. Untuk menyatakan suatu perbuatan yang bersifat sementaraB. Keterangan waktu Keterangan waktu yang biasa digunakan : – now – look – at present – today – at this moment – this (holiday, weekend, year, …) – stillC. Susunan kalimat 1. Positive (+) Subject + be I + Verb-ing Subject be 1 Verb I + ing Object I am writing a story You buying a shirt We are cleaning the room They playing tennis He going to school She is giving a present It swimming very fast 5

    6. 2. Negative (-) (-) Subject + be 1 + not + V ing Subject be 1 not Verb I + ing Object I am writing a story You buying a shirt We are cleaning the room They not playing tennis He going to school She is giving a present It swimming very fast3. Interrogative (?) (?) Be 1 + Subject + Verb-ing Be 1 Subject Verb I + ing Object Am I writing a story You buying a shirt Are We cleaning the room They playing tennis He going to school Is She giving a present It swimming very fast 6

    7. UNIT III PRESENT PERFECT TENSE ( Bentuk sekarang sudah selesai )A. Penggunaan 1. Untuk menyatakan suatu peristiwa yang dilakukan pada waktu lampau atau telah terjadi dan masih ada hubungannya dengan sekarang. 2. Untuk menyatakan suatu peristiwa yang telah selesai terjadi, pada waktu yang tidak tertentu (indefinite time) sebelum waktu sekarang. 3. Untuk menyatakan suatu peristiwa atau kejadian yang selesai pada waktu singkat ataupun baru saja terjadi.B. Keterangan waktu 1. For …. – For several minutes – For (an hour, two hours ….) – For (a day, two days ….) – For (a week, two weeks ….) – For (a year, 2 years ….) 2. Since – since 1 o’clock …. – since last (week ….) – since … ago – since last (month, year) – since a week ago – since (January ….) – since last (friday ….) 3. already 11. at last 4. yet (-) 12. before 5. never 13. several times 6. ever (?) 14. once, twice, three times …. 7. recently 8. just 9. lately 10. finally 7

    8. C. Susunan kalimat 1. Positive (+) (+) Subject + has/have + V III Subject has/have Verb III Object I written a story You bought a shirt have We cleaned the room They played tennis He gone to school She has given a present It swum very fast 2. Negative sentence (-) (-) Subject + has/have + not + verb III Subject has/have not Verb III Object I written a story You bought a shirt have We cleaned the room They not played tennis He gone to school She has given a present It swum very fast 3. Interrogative (?) (?) Have/Has + Subject + V III ? Has/Have Subject Verb III Object I written a story You bought a shirt Have We cleaned the room They played tennis He gone to school Has She given a present It swum very fast 8

    9. UNIT IV PRESENT PERFECT CONTINUOUS TENSE (Bentuk sekarang selesai sedang berlangsung)A. Penggunaan 1. Untuk menyatakan suatu peristiwa atau perbuatan yang dimulai pada waktu lampau dan masih berlangsung sampai sekarang, bahkan mungkin sampai waktu yang akan datang. 2. Untuk menyatakan suatu peristiwa atau perbuatan yang dilakukan pada waktu lampau secara berulang-ulang sampai sekarang.B. Keterangan waktu 1. for … – menyatakan lamanya atau jangka waktu peristiwa (for + a duration time) 2. since …. – menyatakan saat suatu perbuatan terjadi/mulai (since + a particular time). 3. long 4. all the day 5. the whole dayC. Susunan kalimat 1. Positive (+) (+) Subject + have/has + been + Ving + Object Subject has/have been Verb III Object I writing a story You buying a shirt have We cleaning the room They been playing tennis He going to school She has giving a present It swimming very fast 9

    10. 2. Negative (-) Subject has/have not been Verb III Object I writing a story You buying a shirt have We cleaning the room They not been playing tennis He going to school She has giving a present It swimming very fast3. Interrogative (?) (?) Have/Has + S + been + V ing + Object ? Have/Has Subject been Verb III Object I writing a story? You buying a shirt? Have We cleaning the room? They been playing tennis? He going to school? Has She giving a present? It swimming very fast 10

    11. UNIT V SIMPLE PAST TENSE / PAST TENSE (Bentuk lampau sederhana)A. Penggunaan 1. Untuk menyatakan peristiwa atau perbuatan yang terjadi pada waktu tertentu di masa lampau. 2. Untuk menyatakan kejadian yang berulang-ulang atau yang telah menjadi kebiasaan di waktu lampau.B. Keterangan waktu Adverb of time yang biasa digunakan dalam Simple Past Tense adalah : 1. Yesterday …. – yesterday morning – yesterday afternoon – yesterday evening – yesterday night 2. Last – last night – last century – last week – last monday – last month – last friday – last year – last January – last December 3. The day before yesterday 4. This morning 5. …ago – a few minute ago – three month ago – an hour ago – a year ago – two days ago – a century ago – a week ago 6. Just now 7. a moment ago 11

    12. C. Susunan kalimat 1. Positive (+) : Subject + Verb II Subject Verb II (Past) Object I wrote a story You bought a shirt We cleaned the room They played tennis He went to school She gave a present It swam very fast 2. Negative (-) (-) Subject + did not + verb I Subject did not Verb I Object I write a story You buy a shirt We clean the room They did not play tennis He goes to school She gives a present It swims very fast 3. Interrogative (?) (?) Did + subject + Verb I ? Did Subject Verb I Object I write a story You buy a shirt We clean the room Did They play tennis He goes to school She gives a present It swims very fast 12

    13. UNIT VI PAST CONTINUOUS TENSE (Bentuk lampau sedang berlangsung)A. Penggunaan 1. Untuk menyatakan suatu peristiwa yang sedang berlangsung pada waktu lampau. 2. Untuk menyatakan suatu peristiwa yang sedang berlangsung dimana ada peristiwa lain terjadi, pada waktu lampau. 3. Untuk menerangkan peristiwa yang sedang terjadi, secara bersamaan dengan peristiwa lain di waktu lampau.B. Keterangan waktu Keterangan waktu untuk Past Continuous Tense antara lain : – … when : ketika – while : sementara – … as : ketika – the whole day yesterday – all day yesterday – all (morning, night)C. Susunan kalimat 1. Positive (+) : Subject + was/were + V-ing Subject be 2 Verb I + ing Object I was writing a story You buying a shirt We were cleaning the room They playing tennis He going to school She was giving a present It swimming very fast 13

    14. 2. Negative (-) : Subject + was/were + not + Ving Subject be 2 not Verb I + ing Object I was writing a story You buying a shirt We were cleaning the room They not playing tennis He going to school She was giving a present It swimming very fast3. Interrogative (?) Was/were + Subject + verb ing ? Was/ Were Subject Verb I + ing Object Was I writing a story? You buying a shirt? Were We cleaning the room? They playing tennis? He going to school? Was She giving a present? It swimming very fast? 14

    15. UNIT VII PAST PERFECT TENSE (Bentuk lampau telah selesai)A. Penggunaan : 1. Untuk menyatakan suatu peristiwa atau perbuatan yang telah terjadi sebelum peristiwa lain terjadi di waktu lampau. 2. Untuk menyatakan suatu peristiwa pada saat dan berlangsung sampai saat yang lain pada waktu lampau. 3. Untuk menyatakan suatu peristiwa atau perbuatan yang terjadi pada waktu tertentu di saat lampau. 4. Untuk menyatakan alas an atau jawaban dari peristiwa yang terjadi di waktu lampau (Simple Past Tense)B. Keterangan waktu : Keterangan waktu tense ini adalah : – after … – … before – … when – as soon as – by … – by the end of – by the time – by 1 o’clock yesterdayC. Susunan kalimat : 1. Positive (+) : Subject + Had + V III Subject had V III Object I written a story You bought a shirt had We cleaned the room They played tennis 15

    16. He gone to school She had given a present It swum very fast2. Negative (-) + had + not + V III Subject be 2 not Verb III Object I written a story You bought a shirt We cleaned the room They had not played tennis He gone to school She given a present It swum very fast3. Interrogative (?) Had + Subject + Verb III ? Had Subject V III Object I written a story? You bought a shirt? We cleaned the room? Had They played tennis? He gone to school? She given a present? It swum very fast? 16

    17. UNIT VIII PAST PERFECT CONTINUOUS TENSE (Bentuk lampau selesai sedang berlangsung)A. Penggunaan : Untuk menyatakan suatu peristiwa atau kejadian yang telah terjadi sedang berjalan langsung, ketika peristiwa lain terjadi di waktu lampau.B. Keterangan waktu : Keterangan waktu Past Perfect Continuous tense, hampir sama penggunaannya dan saling bergantian dengan Past Perfect tense jadi yang dipentingkan tergantung kontek kalimat dalam pembicaraan. – … when : ketika – … by last : menjelang … yang lalu – … by yesterday : menjelang kemarinC. Susunan kalimat : 1. Positive (+) : (+) Subject + had + been + V ing Subject had been Verb ing Object I writing a story You buying a shirt We cleaning the room They had been playing tennis He going to school She giving a present It swimming very fast 17

    18. 2. Negative (-) : (-) Subject + had not + been + V ing Subject had not been Verb ing Object I writing a story You buying a shirt We cleaning the room They had not been playing tennis He going to school She giving a present It swimming very fast3. Interrogative (?) (?) Had + Subject + been + V ing ? Had Subject been Verb ing Object I writing a story? You buying a shirt? We cleaning the room? Had They been playing tennis? He going to school? She giving a present? It swimming very fast? 18

    19. UNIT IX FUTURE TENSE/ PRESENT FUTURE TENSE (Bentuk akan datang)A. Penggunaan : 1. Future Tense “will” : a. Untuk menyatakan kejadian/peristiwa yang akan datang dan memutuskannya kejadian itu pada saat berbicara. b. Untuk menawarkan melakukan sesuatu. c. Untuk menyatakan suatu janji melakukan sesuatu. d. Untuk meminta seseorang melakukan sesuatu. e. Untuk meramalkan peristiwa yang akan terjadi. f. Untuk menyatakan suatu kejadian/ peristiwa yang akan pasti terjadi. 2. Future Tense “shall” : a. Untuk menyatakan penawaran ataupun pemberian saran-saran. 3. Future tense “be going to” : a. Untuk menyatakan kejadian yang akan terjadi dan sudah pernah diputuskan untuk melakukannya. b. Untuk menyatakan kejadian / peristiwa yang disebabkan adanya kejadian / peristiwa yang menunjukkan apa yang akan terjadi kemudian.B. Keterangan waktu : 1. Tomorrow … – morning – afternoon – evening – night 2. next … – next time – next Sunday 19

    20. – next week – next month – next year – next January 3. tonight 4. the day after tomorrow 5. soon 6. later 7. two, three more daysC. Susunan kalimat : 1. Positive (+) a. (+) Subject + shall/will + V I Subject shall/will Verb I Object I Shall/will write a story You buy a shirt We clean the room They play tennis He will goes to school She gives a present It swims very fast b. (+) Subject + be + going to + V I Subject be going to Verb I Object I am write a story You buy a shirt We are clean the room They going to play tennis He goes to school She is gives a present It swims very fast 2. Negative (-) 20

    21. a. Subject + shall/will + not + V I Subject shall/will not Verb I Object I Shall/will write a story You buy a shirt We clean the room They not play tennis He will goes to school She gives a present It swims very fast b. Subject + be not + going to + VI Subject be not going to Verb I Object I am not write a story You buy a shirt We are not clean the room They going to play tennis He goes to school She is not gives a present It swims very fast3. Interrogative (?) a. Shall/will + Subject + V I ? Will Subject Verb I Object I write a story? You buy a shirt? We clean the room? will They play tennis? He goes to school? She gives a present? It swims very fast? b. Be + Subject + going to + V I ? Be 1 Subject Verb I Object 21

    22. Am I write a story? You buy a shirt?Are We clean the room? They play tennis? He goes to school?Is She gives a present? It swims very fast? UNIT X 22

    23. FUTURE CONTINUOUS TENSE (Bentuk akan datang sedang berlangsung)A. Penggunaan Untuk menyatakan suatu peristiwa atau kejadian yang akan sedang berlangsung di waktu tertentu (specified time) di masa mendatang.B. Keterangan waktu 1. at the same time … – tomorrow – next Friday 2. at this time … – next month – next week 3. at … o’clock tomorrow 4. at … o’clock next … 5. by this time … – tomorrowC. Susunan kalimat 1. Positive (+) Subject + will/shall + be + V ing Subject shall/will be Verb ing Object I Shall writing a story You buying a shirt We cleaning the room They be playing tennis He will going to school She giving a present It swimming very fast 2. Negative (-) (-) Subject + will/shall + not + be + V ing 23

    24. Subject shall/will not be Verb ing Object I Shall writing a story You buying a shirt We cleaning the room They not be playing tennis He will going to school She giving a present It swimming very fast3. Interrogative (?) (?) Will/shall + Subject + be + V ing ? shall/will Subject be Verb ing Object Shall/will I writing a story? You buying a shirt? We cleaning the room? They be playing tennis? will He going to school? She giving a present? It swimming very fast? UNIT XI FUTURE PERFECT TENSE 24

    25. (Bentuk akan datang telah selesai)A. Penggunaan Untuk menyatakan suatu kejadian/ peristiwa yang akan sudah selesai dilakukan / dikerjakan di waktu mendatang.B. Keterangan waktu – By … (8 o’clock tomorrow …) (3 o’clock next …) (this time tomorrow …) (the beginning of next) (the end of next …) – by now – by nextC. Susunan kalimat 1. Positive (+) (+) Subject + will/shall + have + V III Subject shall/will have Verb III Object I Shall written a story You bought a shirt We cleaned the room They have played tennis He will gone to school She given a present It swum very fast 2. Negative (-) (-) Subject + will/shall + not + have + V III 25

    26. Subject shall/will not have Verb ing Object I Shall writing a story You buying a shirt We cleaning the room They not have playing tennis He will going to school She giving a present It swimming very fast3. Interrogative (?) (?) Will/Shall + Subject + have + V III ? shall/will Subject have Verb III Object Shall I written a story? We bought a shirt? You cleaned the room? They have played tennis? Will He gone to school? She given a present? It swum very fast? 26

    27. UNIT XII FUTURE PERFECT CONTINUOUS TENSE (Bentuk akan datang selesai sedang berlangsung)A. Penggunaan Untuk menyatakan suatu peristiwa/ kejadian yang telah sedang berlangsung beberapa lama di waktu yang akan datang dan ada kemungkinan dilanjutkan pada waktu yang akan datang ketika peristiwa lain terjadi.B. Keterangan waktu Keterangan waktu dari Future Perfect Continuous tense, merupakan gabungan dari Future Perfect tense (by … next/tomorrow) dengan Present Perfect Continuous tense (for). – by next week/ month/ year + for … – by … o’clock + for … – by this time tomorrow/ next … + for …C. Susunan kalimat 1. Positive (+) (+) Subject + will/shall + have + been + V ing Subject shall/will have been Verb ing Object I Shall writing a story You buying a shirt We cleaning the room They have been playing tennis He will going to school She giving a present It swimming very fast 27

    28. 2. Negative (-) (-) Subject + will/shall + not + been + V ing Subject shall/will not have been Verb ing Object I Shall writing a story We buying a shirt You cleaning the room They not have been playing tennis He will going to school She giving a present It swimming very fast3. Interrogative (?) (?) Will/Shall + Subject + have + been + V ing ? shall/will Subject have been Verb ing Object Shall I writing a story? We buying a shirt? You cleaning the room? They have been playing tennis? Will He going to school? She giving a present? It swimming very fast? 28

    29. UNIT XIII PAST FUTURE TENSE (Bentuk akan datang di masa lampau)A. Penggunaan 1. Untuk menyatakan suatu peristiwa atau kejadian yang akan dilakukan di masa lampau, tepi rencana peristiwa tersebut kenyataannya tidak terlaksana. 2. Untuk menyatakan suatu peristiwa atau kejadian yang merupakan tawaran atau perumpamaan secara sopan kepada orang lain.B. Susunan kalimat 1. Positive (+) (+) Subject + would/should + V I Subject would/should Verb I Object I should write a story You buy a shirt We clean the room They play tennis He would goes to school She gives a present It swims very fast 2. Negative (-) (-) Subject + would/should + not + V I Subject would/should not Verb I Object I should write a story You buy a shirt We clean the room They not play tennis He would goes to school She gives a present It swims very fast 29

    30. 3. Interrogative (?) (?) Would/Should + Subject + V I would/should Subject Verb I Object should I write a story You buy a shirt We clean the room They play tennis would He goes to school She gives a present It swims very fast 30

    31. UNIT XIV PAST FUTURE CONTINUOUS TENSE (Bentuk akan datang sedang berlangsung di masa lampau)A. Penggunaan Untuk menyatakan peristiwa/ perbuatan yang akan sedang berlangsung pada waktu tertentu di waktu lampau.B. Keterangan waktu – at 6 o’clock yesterday – on Monday last week – on May last year – by this time yesterday – by 9 o’clock last … (Friday, week …)C. Susunan kalimat a. Positive (+) Subject + would/should + be + V ing Subject would/should be Verb ing Object I should writing a story You buying a shirt We cleaning the room They be playing tennis He would going to school She giving a present It swimming very fast b. Negative (-) 31

    32. Subject + would/should + not + be + V ing Subject would/should not be Verb ing Object I should writing a story We buying a shirt You cleaning the room They not be playing tennis He would going to school She giving a present It swimming very fastc. Interrogative (?) Would/should + Subject + be + V ing ? would/should Subject be Verb ing Object should I writing a story? You buying a shirt? We cleaning the room? They be playing tennis? would He going to school? She giving a present? It swimming very fast? UNIT XV 32

    33. PAST FUTURE PERFECT TENSE (Bentuk akan datang telah selesai di masa lampau)A. Penggunaan 1. Untuk menyatakan suatu pengandaian yang tidak mungkin terjadi karena syaratnya pasti tidak terpenuhi. 2. Untuk menyatakan suatu perbuatan atau peristiwa yang akan telah selesai di masa lampau atau yang seharusnya sudah selesai di waktu lampau.B. Keterangan waktu – Past Future Perfect tense if Past Perfect TenseC. Susunan Kalimat 1. Positive (+) Subject + would + have + V III Subject would have Verb III Object I written a story We bought a shirt You cleaned the room They would have played tennis He gone to school She given a present It swum very fast 2. Negative (-) Subject + would + not + have + V III Subject would not have Verb III Object I written a story We bought a shirt would not have You cleaned the room They played tennis 33

    34. He gone to school She would not have given a present It swum very fast3. Interrogative (?) (?) Would + Subject + have + V III ? would Subject have Verb III Object Should I written a story You bought a shirt We cleaned the room They have played tennis would He gone to school She given a present It swum very fast UNIT XVI 34

    35. PAST FUTURE PERFECT CONTINUOUS TENSE (Bentuk akan datang selesai sedang berlangsung di waktu lampau)A. Penggunaan Untuk menyatakan suatu peristiwa/ kejadian yang seharusnya telah sedang berlngsung pada saat tertentu.B. Keterangan waktu Keterangan waktu tense ini merupakan bentuk past dan Future Perfect Continuous tense. – for … + by … yesterday/last/ago …C. Susunan kalimat 1. Positive (+) (+) Subject + would/shall + have + been + V ing Subject would have been Verb ing Object I should writing a story We buying a shirt You cleaning the room They have been playing tennis He would going to school She giving a present It swimming very fast 2. Negative (-) (-) Subject + would/shall + not + have + been + V ing Subject would not have been Verb ing Object I writing a story We buying a shirt would not have been You cleaning the room They playing tennis 35

    36. He going to school She would not have been giving a present It swimming very fast3. Interrogative (?) (?) Would/Shall + Subject + have + been + V ing would Subject have been Verb ing Object Should I writing a story? We buying a shirt? We cleaning the room? They have been playing tennis? would He going to school? She giving a present? It swimming very fast?

TUGAS ETIKA BISNIS

 

1.         PENDAHULUAN

Sejarah berdirinya PT Sari Husada

PT Sari Husada, adalah perusahaan yang memproduksi produk  bernutrisi untuk bayi dan anak-anak Indonesia, mulai dari aneka susu formulauntuk bayi hingga makanan bernutrisi dengan standar mutu internasional. PTSari Husada mulai berdiri dan beroperasi pada tahun 1954, yang merupakan bantuan dan kerjasama antara UNICEF, FAO, dan pemerintah Indonesia,untuk manajemennya ditangani oleh Bapindo dan diberi nama NV Sarideledengan tujuan utamanya adalah memproduksi makanan untuk bayi dengan bahan baku kedelai, dalam perkembangannya.Pada tahun 1962 ketika pemerintah Indonesia keluar dari PBB, makaUNICEF dan FAO juga melepaskan Saridele sedangkan manajemen dipegangoleh Perusahaan Farmasi Negara, kemudian perusahaan berganti namamenjadi PN Sari Husada. Pada tahun 1966, perusahaan menghentikan produk saridele dan menggantinya dengan produk susu bubuk bayi SGM dan SNMuntuk bayi berusia 6 bulan dan seterusnya. yang hingga kini dikenal dan banyak digunakan masyarakat luas. Berawal dari susu formula, kini produk- produk perusahaan ini berkembang dan terentang dari susu formula hingga produk makanan bergizi untuk bayi dan anak-anak.Pada tahun 1968, perusahaan ini diakuisisi PT. Kimia Farma, sebuahBadan Usaha Milik Negara (BUMN). Pada tahun 1972 Untuk meningkatkan permodalan, PT Kimia Farma mengadakan joint venture

dengan PT Tigaraksadengan komposisi modal Kimia Farma sebesar 55% dan Tigaraksa sebesar 45%, dan seiring dengan dibelinya sebagian sahamnya oleh PT Tiga Raksa,nama NV Saridele diubah menjadi PT Sari Husada.Pada tahun 1983, PT Sari Husada go public dan komposisi modalnyaTigaraksa menjadi 39,5%, Kimia Farma 33%, dan masyarakat 27%. perusahaan ini pun masuk bursa dan saham-sahamnya diperdagangkan diBursa Efek Jakarta. Pada tahun 1992 Tigaraksa memiliki 13,4% danmengontrol 61,4% yang dimiliki PT Tigaraksa Satria sebagian besar sahamSari Husada dimiliki PT Tiga Raksa. Untuk memperkuat kedudukannya dalam peta persaingan global, pada tahun 1998 Sari Husada beraliansi dengan Nutricia International, BV (Royal Numico) yang berpusat di Amsterdam,4

 

Belanda dan kini Nutricia merupakan pemegang saham mayoritas SariHusada. Pada tahun 2006, agar Lebih fokus dalam pengembangan usahanya, perusahaan mengajukan perubahan status dari perusahaan publik menjadi perusahaan privat.Kemudian di tahun 2007, Danone Group mengakuisisi Royal Numico.Hingga dewasa ini, dengan pengalaman panjangnya di dalam menyediakan produk-produk bergizi tinggi, berstandar mutu internasional dan dengan hargaterjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, Sari Husada telah membuktikandirinya sebagai asset nasional yang sangat penting dan perlu diperhitungkan.tujuan utama PT Sari Husada adalah memenuhi kebutuhan nutrisi keluargaIndonesia dengan menyediakan produk-produk berkualitas tinggi denganharga terjangkau.

 

Visi dan Misi

Visi :Menjadi pemimpin pasar produk nutrisi bergizi untuk bayi dan anak diIndonesia.Misi : 1. Memperbaiki nutrisi masa pertumbuhan anak-anak Indonesia.2. Mengurangi impor makanan yang telah diproses khususnya produk susu bubuk.3. Turut serta membangun kesehatan dan kecerdasan bayi dan anak anak Indonesia dengan menyediakan produk nutrisi terpercaya danterjangkau.4. Menghasilkan pertumbuhan perseroan yang berkesinambunganmelalui sistem manajemen berkualitas tinggi dan pendekatan inovatif dalam budaya integritas tinggi.5. Mengutamakan kepuasaan seluruh stakeholders.

 

Produk – Produk PT Sari Husada

Beberapa produk yang diproduksi PT Sari Husada yaitu SGM, SGM-2, SNM,SNM Soy, LLM, VITALAC, VITALAC-2, Lactamil, VITA-NOVA, SGM-Junior, Sari Husada Full Cream Milk Powder, UHT,Lactamil Awal,Kehamilan,Lactamil Ibu Hamil,Lactamil Ibu Menyusui,Formula Awal,Formula Lanjutan, Formula Specialitisdst.5

 

2.         Pembahasan

Sari Husada memiliki tiga kode etik, yaitu:

1.Kode Etik Perilaku Sari Husada, yang berisi komitmen kuat Sari Husada akan15 kepercayaan, transparansi, kerjasama, tata kelola penyelenggaraan usaha,ketaatan dengan peraturan perundang-undangan, keterlibatan para stakeholder,keamanan makanan dan kepentingan konsumen, informasi produk dan pemasaran, bioteknologi, perlingkungan lingkungan, ketenagakerjaan, hak asasimanusia, kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan, integritas usaha,kebijaksanaan pelaksanaan usaha, keterlibatan politik, persaingan secara jujur,dan rantai pasokan. Sari Husada juga mempromosikan secara aktif Kode Etik Perilaku dengan seluruh mitra usaha, para kontraktor, para pemasok, dan paraklien.

2.Kebijakan Kewaspadaan Karyawan, untuk membantu para karyawan menjagadan melestarikan etika kerja dengan melaporkan kepada manajemen mengenaisetiap pelanggaran atau kecurigaan pelanggaran atas hukum atau kebijakan dan peraturan perusahaan, yang khususnya berhubungan dengan pelanggaran pidana; pelanggaran kode etik; bahaya terhadap kesehatan umum, keselamatankerja dan lingkungan; pemberian keterangan palsu; menahan, memusnahkanatau memanipulasi secara sengaja informasi terkait dengan pelanggaran; pembukuan, pengendalian pembukuan internal atau tata cara audit yang layak dipertanyakan.

3.Kebijakan Penyelenggaraan Usaha, yang menjelaskan prinsip-prinsip dalammenjalankan usaha, terkait dengan benturan kepentingan, suap dan pembayaranyang tidak lazim, serta undang-undang mengenai fiskal, perdagangan dan anti- pencucian uang.

 

3.         PENUTUP

PT Sari Husada, adalah perusahaan yang memproduksi produk bernutrisiuntuk bayi dan anak-anak Indonesia, mulai dari aneka susu formula untuk bayihingga makanan bernutrisi dengan standar mutu internasional. Sari Husada16 mempunyai struktur organisasi yang vertikal dengan 5 level manajemen antaradireksi sampai pekerja terendah, 45% dari total karyawan merupakan bidang produksi.Jasa Penjualan & Distribusi yang merupakan bisnis inti dari Perseroandilakukan dengan 2 (dua) metode distribusi yaitu dengan: (i) melakukan penjualankepada outletoutlet, baik dilakukan oleh Perseroan sendiri maupun melalui sub-distributor; dan (ii) melakukan penjualan langsung kepada konsumen (direct-selling.Departemen Teknologi Informasi (Information Technology Department)merupakan pusat pengelolaan informasi dan komunikasi yang ada di PT SariHusada. Pekerjaan yang dilakukan adalah untuk mendukung, membantu, danmemantau system komputer dan jaringan serta seluruh perangkat dan pemakaikomputer yang terhubung ke jaringan. Dalam hal ini, Information Technology(IT) Department memiliki kebijakan-kebijakan khusus bagi pemakai komputer agar penggunaan aplikasinya sesuai dengan yang diharapkan dari kebijakan yangtelah dibuat. IT Department menjamin kerahasiaan sistem dan melindungi datauser dari virus maupun gangguan sistem aplikasi yang digunakan.PT Sari Husada memiliki struktur organisasi yang sudah tertata profesional. Perusahaan memiliki dua lapis manajemen menengah dan dua lapismanajemen lini. Manajemen menengah terdiri dari manajer-manajer divisi dan pengawas departemen. Komitmen Sari Husada pada prinsip tata kelola perusahaanyang baik (Good Corporate Governance) diwujudkan dalam penerapan nilai-nilai budaya Perseroan pada setiap tingkat operasional.

Sejarah PT.Djarum

PT Djarum adalah sebuah perusahaan rokok di Indonesia yang bermarkas di Kudus, Jawa Tengah, Indonesia.
Sejarah Djarum berawal saat Oei Wie Gwan membeli usaha kecil dalam bidang kretek bernama Djarum Gramophon pada tahun 1951 dan mengubah namanya menjadi Djarum. Awalnya perusahaan ini hanya dijalan oleh sekitar 10 orang di jalan Bitingan Baru No. 28 (Sekarang: Jalan A.Yani No. 28). Oei mulai memasarkan kretek dengan merek “Djarum” yang ternyata sukses di pasaran. Setelah kebakaran hampir memusnahkan perusahaan pada tahun 1963 (Oei meninggal tak lama kemudian), Djarum kembali bangkit dan memodernisasikan peralatan di pabriknya. Pada tahun 1972 Djarum mulai mengeskpor produk rokoknya ke luar negeri. Tiga tahun kemudian Djarum memasarkan Djarum Filter, merek pertamanya yang diproduksi menggunakan mesin, diikuti merek Djarum Super yang diperkenalkan pada tahun 1981. Saat ini Djarum dipimpin Budi Hartono dan Bambang Hartono, yang dua-duanya merupakan putra Oei.
Selain dunia rokok, Djarum juga dikenal aktif terlibat dalam dunia bulu tangkis. Klub bulu tangkisnya, PB Djarum, telah menghasilkan pemain-pemain kelas dunia seperti Liem Swie King dan Alan Budikusuma. Selain itu, sejak tahun 1998 perusahaan Djarum juga telah menguasai sebagian besar saham BCA.

Sejarah Motor HONDA

MAKNA KEGAGALAN; Amati kendaraan yang melintasi jalan raya. Pasti, mata Anda selalu terbentur pada kendaraan bermerek Honda, baik berupa mobil dan motor. Merek kendaran ini selalu menyesaki padatnya lalu lintas. Karena itu barangkali memang layak disebut sebagai raja jalanan.Pendiri kerajaan bisnis Honda, Soichiro Honda diliputi kegagalan saat menjalani kehidupannya sejak kecil hingga berbuah lahirnya imperium bisnis mendunia itu. Dia tidak bisa menyandang gelar insinyur. Ia bukan siswa yang berotak cemerlang. Di kelas, duduknya tidak pernah di depan, selalu menjauh dari pandangan guru.
Saat merintis bisnis, Soichiro sempat sakit, kehabisan uang, dikeluarkan dari kuliah. Namun, ia terus bermimpi dan impian itu terjelma berbekal ketekunan dan kerja keras. ”Nilaiku jelek di sekolah. Tapi tidak bersedih, karena dunia saya di sekitar mesin, motor dan sepeda,” tutur Soichiro, yang wafat pada usia 84, setelah dirawat di RS Juntendo, Tokyo, akibat mengidap lever.
Kecintaannya kepada mesin, jelas diwarisi dari ayahnya yang membuka bengkel reparasi pertanian, di dusun Kamyo, distrik Shizuko. Di kawasan ini dia lahir. Kala sering bermain dibengkel, ayahnya selalu memberi catut (kakak tua) untuk mencabut paku.
Ia sering bermain di tempat penggilingan padi melihat mesin diesel yang menjadi motor penggeraknya. Di situ, lelaki kelahiran 17/11/1906 ini dapat berdiam diri berjam-jam. Tak seperti kawan sebayanya kala itu yang lebih banyak menghabiskan waktu bermain penuh suka cita.
Dia memang menunjukan keunikan sejak awal. Misalnya kegiatan nekad yang dipilihnya pada usia 8 tahun, dengan bersepeda sejauh 10 mil. Itu dilakukan hanya karena ingin menyaksikan pesawat terbang.
Bersepada memang menjadi salah satu hobinya kala kanak-kanak. Buahnya, ketika 12 tahun, Soichiro berhasil menciptakan sebuah sepeda pancal dengan model rem kaki. Sampai saat itu, di benaknya belum muncul impian menjadi usahawan otomotif. Karena dia sadar berasal dari keluarga miskin. Apalagi fisiknya lemah, tidak tampan, sehingga membuatnya selalu rendah diri.
Di usia 15, Honda hijrah ke kota, untuk bekerja di Hart Shokai Company. Bossnya, Saka Kibara, sangat senang melihat cara kerjanya. Honda teliti dan cekatan dalam soal mesin. Setiap suara
yang mencurigakan, setiap oli yang bocor, tidak luput dari perhatiannya.
Enam tahun bekerja di situ, menambah wawasannya tentang permesinan. Akhirnya, pada usia 21 tahun, Saka Kibara mengusulkan membuka suatu kantor cabang di Hamamatsu. Tawaran ini tidak
ditampiknya.
Di Hamamatsu prestasi kerjanya kian membaik. Ia selalu menerima reparasi yang ditolak oleh bengkel lain. Kerjanya pun cepat memperbaiki mobil pelanggan sehingga berjalan kembali. Karena itu,
jam kerjanya tak jarang hingga larut malam, dan terkadang sampai subuh. Yang menarik, walau terus kerja lembur otak jeniusnya tetap kreatif.
Kejeniusannya membuahkan fenomena. Jaman itu, jari-jari mobil terbuat dari kayu, hingga tidak baik untuk kepentingan meredam goncangan. Menyadari ini, Soichiro menggagas menggantikan
ruji dengan logam. Hasilnya luar biasa. Ruji-ruji logamnya laku keras, dan diekspor ke seluruh dunia.

Sejarah Produk HONDA

Sejak usia muda, pendiri Honda, Soichiro Honda (本田 宗一郎, Honda Sōichirō) memiliki minat besar dalam kendaraan bermotor. Dia bekerja sebagai mekanik di Art Shokai, dimana dia menyetel mobil dan dimasukkan kedalam balapan. Dia kemudian membuat desain piston dan menjualnya ke Toyota. Rancangan pertamanya ditolak, dan Soichiro bekerja keras untuk menyempurnakan desainnya, bahkan dia kembali sekolah dan menggadaikan perhiasan istrinya sebagai jaminan.

Honda Motor Company, Ltd. (Japanese: 本田技研工業株式会社, Honda Giken Kōgyō Kabushiki-gaisha, Honda Technology Research Institute Company, Limited adalah produsen mobil, truk, sepeda motor dan skuter asal Jepang. Mereka juga membuat kendaraan segala medan (ATV), generator listrik, mesin kelautan, dan peralatan taman.

Honda didirikan pada 24 September 1948 oleh Soichiro Honda. Honda merupakan produsen sepeda motor terbesar di dunia sejak 1959, dan juga produsen mesin pembakaran dalam terbesar dengan produksi lebih dari 14 juta unit tiap tahun. Perusahaan Mobil Honda berhasil menggusur Nissan sebagai produsen mobil kedua terbesar di Jepang tahun 2001. Honda juga menggusur Chrysler, untuk menjadi pabrikan mobil terbesar keempat di pasar AS.Sekarang ini, Honda juga pabrikan mobil terbesar keenam di dunia. Pada 2004, perusahaan ini mulai memproduksi motor diesel, yang sangat tenang dan tidak membutuhkan penyaring untuk dapat melewati standar polusi.

Honda merupakan pabrikan Jepang pertama yang meluncurkan merek mobil mewahnya, menggunakan merk Acura untuk mobil mewahnya di Amerika Utara. Mobil Honda terkenal dengan daya tahan dan jarang rusak. Penjualan Honda di Indonesia paling terkenal dengan sepeda motornya.

Honda bermarkas di Tokyo. Saham mereka diperdagangkan di Bursa Saham Tokyo, Bursa Saham New York, dan juga perdagangan di Osaka, Nagoya, Sapporo, Kyoto, Fukuoka, London, Paris dan Swiss. American Honda Motor Co., bermarkas di Torrance, California.

Resep Msakan Jepang

Resep Masakan Smoked Sushi Salmon Roll Asap
in IKAN, MASAKAN ASIA, SEAFOOD

Bahan-bahan membuat smoked sushi salmon roll:
– 2 cangkir beras sushi Jepang
– 6 sendok makan cuka beras anggur
– 6 lembar nori
– 1 buah alpukat, kupas, buang bijinya dan iris
– 1 buah mentimum, kupas dan iris
– 8 ons salmon asap, potong menjadi irisan panjang
– 2 sendok makan pasta wasabi

Cara membuat smoked sushi salmon roll:
1. Rendam beras selama 4 jam, tiriskan. Tanak beras di dalam rice cooker dengan menambahkan dua gelas air. Beras harus berada dalam kondisi sedikit kering ketika menambahkan cuka ke dalamnya.

2. Segera setelah nasi masak, campurkan enam sendok makan cuka beras ke dalam nasi yang mengepul panas. Setelah itu, ratakan nasi di atas pinggan hingga benar-benar dingin.

3. Taruh selembar nori di atas anyaman bambu, lalu tekan selapis tipis nasi dingin ke atas nori. Sisakan sekitar 1 cm tepi atas dan tepi bawah nori, biarkan tidak dilapisi agar mudah menyegelnya nanti. Totol-totolkan wasabi ke atas nasi, lalu susun mentimun, alpukat, dan salmon asap di atasnya. Atur posisinya agar berada sekitar 1 cm jauhnya dari tepi bawah nori.

4. Basahi sedikit tepi atas nori. Setelah itu, gulung tepi bawah nori ke atas hingga tergulung rapat. Potong gulungan menjadi delapan bagian lalu sajikan. Ulangi proses dari awal sampai semua sushi selesai dibuat

Resep Masakan Jepang ( SUSHI )

Beef Sesame Sushi

Bahan:

400 gr beras Jepang
500 ml air
2 sendok teh mirin
50 ml rice vinegar
1 sendok makan gula pasir
½ sendok teh garam
Isi:

300 gr daging sukiyaki
Saus tiram secukupnya
2 sendok makan saus sambal
2 sendok makan saus tomat
Garam dan merica bubuk secukupnya
2 sendok makan margarin
2 lembar nori
1 buah wortel, iris memanjang
½ buah paprika merah, iris memanjang
½ buah paprika hijau, iris memanjang
100 gr wijen, sangrai
Cara membuat:

Cuci beras hingga bersih
Campur beras dengan air dan mirin, masak hingga air meresap. Angkat.
Kukus nasi selama 30 menit atau hingga matang. Angkat.
Campur nasi panas-panas dengan rice vinegar, gula pasir dan garam, aduk rata. Sisihkan.
Campur daging, saus tiram, saus sambal, saus tomat, garam, dan merica bubuk, aduk rata dan diamkan selama 25 menit.
Panaskan margarin, masak daging hingga matang.
Siapkan bambu penggulung sushi, letakkan selembar nori lalu beri nasi di atasnya, ratakan.
Letakkan di atasnya tumisan daging, paprika dan wortel, gulung hingga padat dan rapi. Potong-potong sushi.
Gulingkan sushi di atas wijen hingga rapi. Sajikan.
Hasil: 10 buah.

« Older entries